Sabtu, 23 November 2013

Kembali Padaku

 
Ada pepatah mengatakan “jika sepasang kekasih telah ditakdirkan untuk bersama, sejauh apapun mereka pergi, pasti mereka akan tetap bersama lagi”. Mungkin itulah yang telah digariskan oleh Tuhan kepada gadis yang bernama Dea. Ia mempunyai kenangan cinta yang tak terlupakan.

          Dulu saat Dea kelas 1 SMP, dia mempunyai teman 1 kelas yang dia anggap aneh, teman 1 kelasnya itu bernama Yhogi, menurut Dea, Yhogi itu jarang berkomunikasi dengan orang, dan cuek terhadap apa yang ada disekitarnya, termasuk Dea. Selama hampir setahun sekelas mereka jarang sekali ngobrol, ataupun berdiskusi tentang pelajaran. Sampai suatu saat tanpa ada angin, badai, atau apapun, mereka berdua digosipin  pacaran. “kok bisa sih aku digosipin sama dia” protesnya pada salah satu temannya, dengan nada kesal. Mulai detik itu Dea semakin kesal ketika melihat Yhogi.

          Waktu berjalan sangat cepat. Saat hampir kenaikan kelas 2, tiba-tiba Dea merasa sedih, lalu teman dekatnya yang bernama Lisa mendekat “kenapa kamu malah sedih??” , “aku takut kalo nantinya aku jadi gak sekelas sama Yhogi” katanya dengan wajah sedih. “jangan-jangan kamu suka ya sama dia??” kata Lisa menghibur, “entah lah” ia menghiraukan kata2 Lisa. Sesampainya di rumah, Dea mengingat kata2 Lisa, “apa aku suka sama cwok cuek itu? Iih, masak iya aku suka sama orang cuek kaya gitu??” katanya dalam hati menegaskan.

          2 minggu tidak sekolah, membuat Dea rindu dengan suasana sekolah. Saat pembagian kelas, Dea berharap sekelas lagi dengan Yhogi, tetapi kenyataannya, tidak sesuai harapannya, ternyata dia tdak sekelas dengan Yhogi, bahkan jarak kelasnya pun jauh, “yaahh gak mungkin bisa ketemu dia lagi donk”, katanya sdih. Keesokkan harinya, di sekolah terdengar gosip bahwa Yhogi jadian sama Vicka, Vicka adalah teman satu kelas Yhogi. Saat Dea mendengar gosip itu, ia sangat marah. Pulang sekolah, dia mampir ke rumah Lisa dan menceritakan semua yang ada dalam pikirannya, “tuuhh kan bener, kamu pasti suka sama Yhogi, gak salah lagi dehh”, “masak sih, masak iya aku suka sama orang kaya gitu?? Ga mau ah”, katanya, mengelak, “ya gitu tuh, kalo orang lagi kasmaran, pinter banget klo ngeles” , “klo aku bener2 suka sama dia, bantuin aku yaa??” dengan wajah yang merayu, “iyaa deh iya” kata Lisa dengan senyum.

          Seminggu berlalu, tiba-tiba Dea dapet sms dari nomor yang belum diketahui, ternyata itu adalah Yhogi, Dea pun langsung meluncur ke rumah Lisa, dan ngasih tau sms dari Yhogi yang isinya dia minta maaf kalau selama ini dia cuek sama Dea hingga buat Dea dulu sempat kesal. Dea pun dengan senang hati memaafkan Yhogi. Hampir seminggu mereka saling sms.an dan telfon, sampai suatu hari Yhogi mengatakan kalau dia suka sama Dea. Dea sempat tak percaya, dan berkali-kali menanyakan apa dia benar mengatakan itu, tapi berkali-kali pula Yhogi meyakinkan Dea. Dan akhirnya Dea menerima Yhogi.

          Hampir 2bulan berlalu, Dea merasa naik darah, dengan Yhogi, karena sifatnya yang cuek, dengan apa yang dilakukan Dea. Lalu mereka mengakhiri hubungan mereka. Sampai suatu hari, Dea kenal seseorang yang juga satu sekolah dengannya, namanya Revan, Dea selalu merasa seneng kalau lagi lihat Revan, begitu  pula sebaliknya dengan Revan, lalu tanpa sepengetahuan Dea, ternyata Lisa teman dekatnya, punya pacar, dan pacarnya itu adalah teman dekat Revan. Lisa mengetahui kalau Dea suka sama Revan, Lisa berencana nyomblangin Dea sama Revan. Dan beberapa minggu kemudian, rencana Lisa itu akan benar-benar terjadi, saat pulang sekolah, Revan benar-benar nembak Dea. Saat itu Dea senang dengar ucapan dari Revan, tetapi Dea merasa bimbang, dia teringat Yhogi, dia berharap Yhogi yang akan datang dan bicara seperti itu kepada dirinya. “sudahlah itu tidak mungkin terjadi”, katanya dalam hati. Tak lama, Dea memutuskan untuk menerima Revan.

          Seiring berjalannya waktu, perlahan, semua berubah, hubungan mereka tidak berjalan dengan menyenangkan, hampir setiap hari mereka bertengkar dan selalu bertengkar. Semakin lama Dea geram dengan sifat Revan yang selalu menganggap Dea itu serba salah dan selalu mengatur2 dirinya. Dea pun meminta putus. Malamnya, Dea teringat dengan Yhogi, “kenapa aku selalu mengingat kamu saat aku senang atau pun sedih, aku rindu kamu” gumamnya dalam hati.

          Waktu telah berlalu, tak terasa kini Dea sudah duduk di kelas 3 SMP. Apa yang dirasakan Dea, juga dirasakan oleh Yhogi, hampir setengah tahun, Yhogi tetap tidak bisa melupakan Dea, karena Dea adalah satu2nya wanita, yang bisa meluluhkannya. Dia benar2 sakit hati saat tau kalau Dea pacaran sama Revan.

          Suatu hari, saat Dea terdiam sendiri di kelas, “Yhogi, aku berharap saat aku  sendiri, kamu datang, dan meminta aku untuk jadi orang yang spesial di hatimu lagi......” doanya dalam hati, belum sampai selesai, tiba-tiba Lisa datang, dan mengajaknya ke perpustakaan untuk meminjam buku. “aku lagi males Lis... besok aja deh”, dengan wajah layu. Tanpa mendengar perkataan Dea, Lisa pun langsung menarik tangan Dea, dan membawanya ke perpustakaan. Saat masih berada di depan pintu, mata Dea beralih ke seseorang yang memberinya senyum manis dari jauh, dia adalah Rio, kakak kelas yang jadi idam-idaman semua cewek yang ada di sekolahnya, tiba-tiba Rio mendekat “haii... aku boleh minta no.hp kamu??” tanyanya dengan senyum, tanpa ada jawaban dari Dea, Dea pun tiba-tiba pergi. Rio mengejar Dea sampai di kelasnya. Rio tetap memaksa Dea untuk mengatakan sesuatu,namun itu semua gagal. Dea tetap tidak mau berbicara pada Rio. Esoknya, Rio mendatangi Dea, dan mengatakan bahwa dia suka terhadap Dea. Saat mendengar itu Dea terkejut, “tidak, aku harus menjaga hatiku untuk Yhogi” katanya. Dengan diamya Dea, Rio tau itu pertanda Dea tidak menyukainya.

          Beberapa bulan kemudian tiba-tiba Dea mendapat telfon, seseorang itu mengatakan “aku rindu kamu, aku ingin bersamamu lagi, aku akan temui kamu besok, di rumahmu” , ia tau itu pasti Yhogi, dia tidak sabar untuk menunggu hari esok. Ternyata apa yang Dea katakannya benar, itu Yhogi, “aku ingin, kamu isi hari-hari ku lagi,??”. Dea menjawab,“akhirnya, kamu kembali padaku sayang”................

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar